You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sedikitnya tiga rumah ludes terbakar di Jl Nanas, Gang Melati RT 01/04 Utan Kayu Selatan, Matraman,
photo Doc - Beritajakarta.id

3 Rumah di Jl Nanas Ludes Terbakar

Peristiwa kebakaran kembali terjadi di ibu kota. Kali ini tiga rumah ludes terbakar di Jl Nanas, Gang Melati, RT 01/04 Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (11/4). Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik dari rumah milik Busro (77). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 325 juta lebih.

Api pertama kali dari rumah pak Busro, dari lantai 2 langsung keluar asap tebal dibarengi dengan gumpalan api. Semua panik dan menyelamatkan barang-barang berharganya masing-masing.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, api pertama kali berkobar dari rumah Busro yang memiliki dua lantai. Diduga kebakaran akibat korsleting listrik dari kamar yang ada di lantai dua. Dalam sekejap api berkobar dan merembet ke atap bangunan. Pemilik rumah sedang berada di lantai bawah.

Tabung Gas Meledak, 3 Korban Luka Bakar

Sugiono (50), warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berteriak. Pemilik rumah yang awalnya tak mengetahui pun langsung panik. Mereka berhamburan keluar menyelamatkan diri dan membawa sejumlah barang berharga.

"Api pertama kali dari rumah pak Busro, dari lantai 2 langsung keluar asap tebal dibarengi dengan gumpalan api. Semua panik dan menyelamatkan barang-barang berharganya masing-masing. Sebagian warga juga memadamkan api tapi tidak berhasil karena sumber air minim," ujar Sugiono, Jumat (11/4).

Dalam sekejap, tiga rumah pun langsung ludes terbakar. Masing-masing milik Busro (77), Thamrin (40) dan Mulyadi (45). Dari tiga rumah itu terdapat 14 jiwa yang setiap harinya menempati rumah tersebut.

Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Timur, Mulyanto, mengatakan, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi yang diderita korban mencapai Rp 325 juta.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Pemadaman menggunakan 17 unit mobil pemadam. Sulitnya akses menuju lokasi menjadi kendala petugas dalam melakukan pemadaman.

"Banyak portal menuju lokasi jadi kami sangat keuslitan menuju target. Apalagi letaknya di pemukiman padat penduduk dan mobil tak bisa langsung menjangkau, sehingga kami harus menggunakan 8 slang yang disambung-sambung," tandas Mulyanto.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6203 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3813 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3059 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2971 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1579 personFolmer